| SPESIFIKASI | SIFAT FISIK |
| Batang dan batang | ASTM B 160 | KEPADATAN | 8,89g/cm3 |
| Piring, lembaran dan strip | ASTM B 162, B 906 |
| Pipa dan tabung mulus | ASTM B 161, B 829 |
| Pipa yang dilas | ASTM B 725, B 775 |
| Tabung yang dilas | ASTM B 730, B 751 | JANGKAUAN PENCURIAN | 1435-1446℃ |
| Tepat | ASTM B 366 |
| Penempaan | ASTM B 564 |
| KOMPOSISI KIMIA |
| % | Tidak | Fe | C | M N | Ya | S | Cu |
| menit | 99.00 | | | | | | |
| MAKS | | 0.40 | 0.15 | 0.35 | 0.35 | 0.01 | 0.25 |
FITUR Nikel 200 adalah Paduan tempa murni komersial. Ini sangat tahan terhadap berbagai bahan kimia pereduksi.
Ia juga dapat digunakan dalam kondisi oksidasi yang menyebabkan pembentukan lapisan oksida pasif, misalnya ketahanannya yang tak tertandingi terhadap alkali kaustik.
Nikel 200 terbatas untuk digunakan pada suhu di bawah 315℃, karena pada suhu yang lebih tinggi nikel mengalami grafitisasi yang mengakibatkan sifat-sifatnya sangat terganggu.
Dalam keadaan tersebut, Nikel 201 digunakan sebagai gantinya.
Ia memiliki suhu Curie yang tinggi dan sifat magnetostriktif yang baik.
Konduktivitas termal dan listriknya lebih tinggi dibandingkan paduan Nikel.
APLIKASI Berguna untuk aplikasi yang mempertimbangkan menjaga kemurnian produk seperti penanganan alkali kaustik, makanan, dan serat sintetis;
komponen listrik dan elektronik; komponen dirgantara dan rudal; dan tangki penyimpanan dan pengiriman bahan kimia.