Tampilan:0 Penulis:Editor Situs Publikasikan Waktu: 2022-02-23 Asal:Situs
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menilai kualitas baja tahan karat dari sifat magnetnya, namun nyatanya cara ini sangat tidak ilmiah. Misalnya, paduan seng, paduan tembaga, dll. yang umum kita gunakan umumnya dapat meniru tampilan dan warna baja tahan karat, dan tidak ada daya tariknya. Sangat mudah untuk disalahartikan sebagai pipa baja tahan karat. Bahkan pipa tahan karat 304 yang paling umum digunakan akan memiliki tingkat kemagnetan yang berbeda setelah pengerjaan dingin, tidak mungkin untuk menilai kualitas baja tahan karat berdasarkan apakah baja tersebut memiliki sifat magnet. Jadi mengapa tabung stainless 304 bersifat magnetis?
Dalam keadaan normal, baja tahan karat dapat dibagi menjadi dua kategori sesuai dengan strukturnya pada suhu kamar, satu adalah baja tahan karat austenitik, seperti 304, 321, 316, 310, dll., dan yang lainnya adalah baja tahan karat martensit atau feritik, seperti sebagai 430, 420, 410, dll., sedangkan baja tahan karat austenitik bersifat non-magnetik atau magnet lemah, dan martensit atau ferit bersifat magnetis, jadi 304 tabung stainless bersifat non-magnetik atau magnet lemah.
Kita sering mengatakan bahwa baja tahan karat 304 adalah baja tahan karat non-magnetik, yang berarti indeks kemagnetannya lebih rendah dari nilai tertentu. Artinya, secara umum, baja tahan karat kurang lebih bersifat magnetis. Baja tahan karat austenitik tersebut di atas bersifat non magnetis atau bersifat magnetis lemah, sedangkan baja tahan karat feritik dan martensit bersifat magnetis, hal ini disebabkan adanya pemisahan komponen atau perlakuan panas yang tidak tepat pada saat peleburan sehingga mengakibatkan sedikit martensit atau ferit pada baja tahan karat austenitik 304, sehingga akan timbul daya tarik lemah pada pipa baja tahan karat 304. Selain itu, baja tahan karat 304 yang dikerjakan dengan dingin, struktur mikronya juga akan berubah menjadi martensit, dan semakin besar deformasi pengerjaan dingin, semakin banyak transformasi martensit, semakin kuat daya tariknya.
Kemagnetan material pipa stainless steel 304 ditentukan oleh keteraturan susunan molekul dan isotropi spin elektron yang dapat dianggap sebagai sifat fisik material, sedangkan ketahanan korosi material ditentukan oleh komposisi kimia material. Sifat kimia suatu bahan tidak ada hubungannya dengan apakah bahan tersebut bersifat magnetis atau tidak.